..selamat datang dan selamat membaca,,kalau silap tegur la ea..

Wednesday, 9 May 2012

"~Kisah Rasulullah SAW dan pengemis buta~"





Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya
selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya,
“Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila
kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya”. 

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan
membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun, Rasulullah SAW
menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang
menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. 

Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai
beliau wafat.
Setelah wafatnya Rasulullah SAW praktis tidak ada lagi orang yang membawakan
makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. 

Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abu bakar RA berkunjung ke
rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan istri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, 

“Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?”. 

Aisyah RA menjawab,
“Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan
hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu
saja”. 

“Apakah Itu?”, tanya Abu bakar RA. 

“Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar
dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang
ada disana“, kata Aisyah RA. 

Keesokan harinya Abu bakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk
diberikan kepada pengemis itu.
Abu bakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya.
Ketika Abu bakar RA mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil menghardik, 

“Siapakah kamu ?”. 

Abubakar RA menjawab, “Aku
orang yang biasa.” 

“Bukan!
Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku”,
bantah si pengemis buta itu. “Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini
memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi
terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut setelah itu ia berikan padaku”,
pengemis itu melanjutkan perkataannya. 

Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata
kepada pengemis itu,
“Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu.
Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia
itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW”. 

Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar
penjelasan Abu bakar RA, dan kemudian berkata,
“Benarkah demikian?
Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku
sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu
mulia…. “ 
Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abu bakar RA saat itu juga pengemis buta masuk muslim.

No comments:

Post a Comment