Siapakah yang dapat menikmati hidup ini?
Siapakah yang dapat melihat peluang?
Siapakah yang dapat menjalani antusiasme dalam hidup?
Dialah yang mempunyai SIKAP POSITIF...
Siapakah yang dapat melihat peluang?
Siapakah yang dapat menjalani antusiasme dalam hidup?
Dialah yang mempunyai SIKAP POSITIF...
1. SIKAP POSITIF itu adalah AKHLAQ dan KEPRIBADIAN kita. Kita akan lebih MUDAH
MEMELIHARA SIKAP POSITIF, daripada MENDAPATKANNYA KEMBALI. Berjuanglah
membangun SIKAP POSITIF dan jangan dibiarkan menjadi NEGATIF.
2. KEADAAN yang menimpa kita bisa jadi BUKAN PILIHAN kita, tetapi SIKAP kita
2. KEADAAN yang menimpa kita bisa jadi BUKAN PILIHAN kita, tetapi SIKAP kita
sepenuhnya adalah PILIHAN kita.
3. SIKAP kita akan melahirkan TINDAKAN kita. Sehingga SIKAP kita akan menentukan
3. SIKAP kita akan melahirkan TINDAKAN kita. Sehingga SIKAP kita akan menentukan
HASIL dalam kehidupan ini.
Sehingga Allah pun berfirman dalam sebuah hadits Qudsi: "Aku (akan menakdirkan)
Sehingga Allah pun berfirman dalam sebuah hadits Qudsi: "Aku (akan menakdirkan)
tergantung PRASANGKA (SIKAP) hamba-Ku
4. Kita tidak bisa merubah ARAH ANGIN, tetapi kita bisa merubah ARAH LAYAR. NASIB
kita sangat tergantung SIKAP kita.
5. Orang-orang yang kita PIMPIN mencerminkan SIKAP yang kita miliki. SIKAP
5. Orang-orang yang kita PIMPIN mencerminkan SIKAP yang kita miliki. SIKAP
orang-orang
yang kita PIMPIN adalah CERMINAN dari SIKAP kita sendiri.
6. Allah 'MEMILIHKAN' apa yang kita ALAMI. Kita MEMILIH bagaimana cara
6. Allah 'MEMILIHKAN' apa yang kita ALAMI. Kita MEMILIH bagaimana cara
MENJALANINYA dengan SIKAP yang BENAR yang penuh HIKMAH
(pemahaman agama)
7.Orang SUKSES selalu cari CARA. Orang GAGAL selalu cari ALASAN. SIKAP yang
7.Orang SUKSES selalu cari CARA. Orang GAGAL selalu cari ALASAN. SIKAP yang
menentukan NASIB seseorang baik di DUNIA / AKHIRAT.
8. Orang SUKSES berprasangka : Allah tlh melahirkan SAYA menjadi orang SUKSES.
8. Orang SUKSES berprasangka : Allah tlh melahirkan SAYA menjadi orang SUKSES.
PECUNDANG berprasangka : SAYA memang dilahirkan untuk GAGAL.
9. Kadang kita menTAQDIRkan diri kita sendiri, bahwa saya akan GAGAL sehingga
9. Kadang kita menTAQDIRkan diri kita sendiri, bahwa saya akan GAGAL sehingga
berhenti.
Padahal Allah menTAQDIRkan sesuai PRASANGKA hamba-Nya.
"Sesungguhnya Allah tdk akn MERUBAH keadaan suatu kaum, shg mereka MERUBAH APA
"Sesungguhnya Allah tdk akn MERUBAH keadaan suatu kaum, shg mereka MERUBAH APA
yang ada dalam DIRI mereka sendiri." (QS.13:11)
APA yang ada dalam DIRI MEREKA SENDIRI (MAA FII ANFUSIHIM) yang paling penting
APA yang ada dalam DIRI MEREKA SENDIRI (MAA FII ANFUSIHIM) yang paling penting
adalah SIKAP...
Ayuh BERSIKAP yang POSITIF dengan penuh HIKMAH...
Ayuh BERSIKAP yang POSITIF dengan penuh HIKMAH...
No comments:
Post a Comment